“Apakah cinta betul-betul bisa
kadaluwarsa?”
Entah mengapa pikiran itu selalu
muncul sejak aku menonton sebuah film bioskop Indonesia yang berjudul “Cinta
Brontosaurus”. Film yang menceritakan kisah asmara seorang pria yang berfikir
bahwa cinta itu bisa kadaluwarsa,sampai pada akhirnya dia harus memperjuangkan
cintanya kepada seorang wanita. Cerita ini diambil dari sebuah novel yang
berjudul sama dengan filmnya,dan pembuat cerita tersebut adalah seorang penulis
Indonesia bernama Raditya Dika.
Sebagian orang pasti
bertanya,”bagaimana seorang penulis dapat menulis sebuah cerita dengan berjuta
kata-kata yang indah ?” atau bahkan mungkin ada yang berfikir”Apakah yang
ditulis seorang penulis sesuai dengan kisah kehidupannya, atau dia hanya
berkhayal ?”. ada juga yang berkata “Enak ya jadi penulis bisa berkhayal
sesuatu yang menyenangkan diri sendiri” .. “Hello Guys, disini aku akan
menjelaskan. Emang enak jadi seorang penulis. Kamu bisa berkhayal banyak hal.
Dimulai dari peran dalam sebuah cerita, jalan cerita dan ending yang kadang
betul-betul disetting abis sama sang penulis. But Remember,tidak ada cinta yang
seindah film FTV,Dongeng Cinderella atau bahkan cerita Romeo Juliet,
dikehidupan nyata saat ini. Hello Man, It’s Real not Dream . Wake up !”
Aku tidak mengerti apa itu cinta.
Awalnya aku pikir cinta itu butuh alasan. Tapi aku sadar . untuk apa kita
mencintai kalau didasari dengan alasan.
Aku akan mencerita beberapa kisah
cinta yang mungkin pernah dialami sama kalian. Kita mulai dari kisah
sahabat-sahabatku dan diakhir akan ditutup dengan kisahku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar